Keluarga penumpang MH370 asal Tiongkok
Singapura – Ahad kemarin (15/6/2014) mendandai tepat 100 hari pesawat Malaysia Airlines raib entah di mana. Dan pemerintah Malasyia terus berjanji akan terus mencari dan mencari MH370.

Keluarga dari 239 penumpang dan awak pesawat MH370 merasa sudah frustasi dengan pencarian yang tak kunjung menemukan sepotong puing pun di barat laut lepas pantai Australia Barat.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan Menteri Pertahanan Hishammuddin Hussein yang merangkap jabatan Menteri Trasportasi berjanji akan terus mencari MH370 yang raib pada 8 Maret silam, tulis The Straits Times, Senin (16/6/2014).

PM Najib bercuit di Twitter:” Tepat hari ke-100 sejak MH370 raib, kita mengenang mereka yang menumpang pesawat tersebut serta para keluarga yang ditinggalkan. Malaysia tetap berkomitmen dalam upaya pencarian pesawat nahas itu.”

Hishammuddin mengatakan bahwa pencarian yang makin sulit itu, membuat Malaysia akan memperbaharui upaya pencarian. “ Kita tidak akan berhenti sampai MH370 ditemukan. Kita tidak dapat mengabaikan para keluarga penumpang dan awak MH370.”

Dalam pernyataan terpisah, Malaysia Airlines berupaya terus mendukung kerabat 239 orang yang terbang bersama MH370.”Kami merasakan betapa sakitnya para keluarga yang ditinggalkan;kita kehilangan orang-orang yang kita cintai pada penerbangan MH370,” kata Hishammuddin kemarin.

Media Malaysia Ahad kemarin menggambarkan betapa frustasinya kerabat penumpang dan awak pesawat yang merasa kurang mendapat berita terikini hilangnya MH370. Beberapa keluarga menuduh pemerintah Malaysia tak becus menangani hilangnya MH370.

“Kehilang engkau seperti tidak nyata, namun saya tahu itu sudah menjadi takdir,” tulis Syafinaz Hasnan, adik dari Mohd Hazrin Hasnan awak MH370 yang dimuat di situs web Malaysian Insider.

Zahida Hasnan, adik Mohd Hazrin Hasnan lainnya, mengkritik pemerintah Malaysia yang menggunakan pendekatan “semau sendiri” dalam tragedi MH370, karena tidak ada keterbukaan, pertanggungjawaban dan niat tulus dalam cara menangani para keluarga korban.

Menurut penuturan teman sekolah pilot Zaharie Ahmad Shah yang bernama Mohd Ghouse Noor kepada koran The Star, keluarga Zaharie meyakini pilot MH370 ini masih hidup.

Sementara di Beijing, sekitar 50 keluarga penumpang Tiongkok berkumpul dan berdoa di kelenteng Yonghe pada Ahad kemarin. Mengenakan kaus oblong putih bertuliskan MH370, mereka terlihat tenang ketika menyalakan dupa hio.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top