Milan -- Carlo Lissi, fans fanatik timnas Italia, membunuh istri dan dua anaknya sebelum berangkat ke sebuah bar untuk menyaksikan laga Piala Dunia 2014 Inggris versus Italia.
Surat kabar Il Mesaggero memberitakan Lissi menggunakan kehadiran nonton bareng di sebuah bar sebagai alibi. Polisi Milan tidak bodoh, dan menemukan banyak bukti pembunuhan dilakukan Lissi sebelum berangkat ke bar.
Semula, Lissi mengatakan kepada polisi dirinya menemukan Cristina Omes (38), Giulia (5), dan bayi 20 bulan bernama Gabriela, sepulang dari nonton bareng laga Inggris-Italia di sebuah bar. Ia segera menelepon polisi.
Polisi datang ke lokasi kejadian, tapi yang ditemukan adalah indikasi ketiga korban dibantai Lissi. Polisi segera menginterogasi Lissi, dengan memperlihatkan sejumlah bukti. Lissi mengakui perbuatannya.
La Stampa memberitakan Lissi mengatakan kepada polisi dirinya jatuh cinta lagi dengan seorang wanita yang juga hadir pada acara nonton bareng. Lissi mengaku membunuh isri dan anak-anaknya dengan sebilah pisau. Pisau itu dibuang dalam perjalanan ke arena nonton bareng.
Hasil otopsi menunjukan ketiga korban tewas dengan cara ditusuk di bagian leher. Polisi juga tidak menemukan motif perampokan, karena tidak ada barang yang hilang, dan hanya sedikit uang raib
Surat kabar Il Mesaggero memberitakan Lissi menggunakan kehadiran nonton bareng di sebuah bar sebagai alibi. Polisi Milan tidak bodoh, dan menemukan banyak bukti pembunuhan dilakukan Lissi sebelum berangkat ke bar.
Semula, Lissi mengatakan kepada polisi dirinya menemukan Cristina Omes (38), Giulia (5), dan bayi 20 bulan bernama Gabriela, sepulang dari nonton bareng laga Inggris-Italia di sebuah bar. Ia segera menelepon polisi.
Polisi datang ke lokasi kejadian, tapi yang ditemukan adalah indikasi ketiga korban dibantai Lissi. Polisi segera menginterogasi Lissi, dengan memperlihatkan sejumlah bukti. Lissi mengakui perbuatannya.
La Stampa memberitakan Lissi mengatakan kepada polisi dirinya jatuh cinta lagi dengan seorang wanita yang juga hadir pada acara nonton bareng. Lissi mengaku membunuh isri dan anak-anaknya dengan sebilah pisau. Pisau itu dibuang dalam perjalanan ke arena nonton bareng.
Hasil otopsi menunjukan ketiga korban tewas dengan cara ditusuk di bagian leher. Polisi juga tidak menemukan motif perampokan, karena tidak ada barang yang hilang, dan hanya sedikit uang raib

0 komentar:
Posting Komentar