Sumatera Deadline,Musi Rawas – Sedikitnya sekitar
48 benda atau situs peninggalan sejarah atau kerajaan berhasil
ditemukan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) selama kurun waktu lima bulan .
diantaranya situs Bingin Jungut, bangunan peninggalan Belanda, batu
peninggalan pra sejarah yakni batu gores.
Pemkab Mura berkomitmen akhir Juni ini melalaui
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas (Mura)
menyelesaikan proses investigasi dan inventarisir benda atau situs
peninggalan sejarah.
"Kita targetkan akhir Juni sudah selesai investigasi termasuk inventarisir. Setelah itu kita data, mulai lokasinya yang jelas, data jelas, dan hasil itu akan dibukukan untuk di dokumentasikan lalu dibuat Perda,\"kata Sekretaris Dinas Disbudpar Kabupaten Mura, M Ujang Fahrizal kemarin.
Benda sejarah ini akan diamankan untuk menghindari dari ulah tangin jahil yang tidak bertangung jawab.
“Untuk pihak keamanan kita juga melibatkan Disbudpar Provinsi Sumsel untuk kegiatan penyuluhan, pembinaan, pengelolaan benda-benda bersejarah dan sosialisasi benda cagar budaya,”jelasnya.
Ujang menjelaskan, pihaknya
terus meningkatkan kinerja dengan melibatkan sebanyak 198 orang petugas
lembaga adat dan 14 orang petugas pembina adat. Karena secara langsung
maupun tidak langsung, mereka yang menguasai daerah masing-masing.
\"Peran mereka mendata, mengeksplorasi khusus benda bersejarah dan mencari yang ada didaerah mereka masing-masing. Bukan hanya benda sejarah, keseluruhan yang berhubungan dengan kebudayaan,\"ujarnya.
\"Peran mereka mendata, mengeksplorasi khusus benda bersejarah dan mencari yang ada didaerah mereka masing-masing. Bukan hanya benda sejarah, keseluruhan yang berhubungan dengan kebudayaan,\"ujarnya.
Sementara
itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Al
Imron Harun mengatakan, investigasi dan inventarisir benda cagar budaya
diharapkan dikeluarkan data yang bisa diketahui masyarakat. Karena
menjadi khasanah budaya Mura.
\"Diharapkan
benda-benda cagar budaya itu bisa diperkenalkan dipublik. Sehingga,
masyarakat bisa mengetahui dimana lokasinya,"pungkasnya.(key)

0 komentar:
Posting Komentar